Apa itu Franchise?

Mewaralabakan usaha kecil – menengah (UKM)

Franchise (franchising) -dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai: Waralaba, adalah pemberian hak kepada “pihak lain” untuk menggunakan konsep atau model bisnis dari penemu/pemilik atau kuasanya. Proses pemberian hak inilah yang disebut Franchising.
Dalam praktek bisnis disederhanakan sebagai: Duplikasi bisnis yang sudah sukses, untuk dimiliki dan dijalankan oleh orang lain.

Bagaimana cara sederhana untuk melakukan franchising?
Bila ada pihak/seseorang yang menginginkan membuka bisnis yang kita jalankan ditempat lain, maka kita ajarkan dia langkah-langkah untuk membuka bisnis tersebut secara runtut dari awal, hingga cara-cara melakukan operasional bisnisnya. Pinjamkan brand/merek kita untuk masa waktu tertentu (misalnya 5 tahun). Selama masa itu, mitra kita tersebut bisa membeli bahan bakunya dari kita.
Pada waktu kita mengajari membuka bisnis tersebut dan meminjamkan merek kita itu, kita bisa meminta fee yang disebut Franchise fee. Selama masa 5 tahun kita membantu dan mengembangkan brand/merek yang dipinjamkan itu menjadi lebih terkenal, dan membuat mitra kita tambah sukses, maka kita bisa meminta sedikit “bagi-hasil” dari pendapatannya, yang disebut Royalty fee.
Kelihatan sederhana bukan?

Apa untungnya kita melakukan kemitraan seperti ini?
Dengan kita memberikan peluang kepada pihak lain untuk membuka brand kita ditempat lain, maka brand kita akan cepat sekali terkenal. Jika setiap outlet yg dibuka membeli bahan baku/barang dagangannya dari kita, maka barang dagangan kita akan laku lebih banyak dan lebih cepat.
Dan yg lebih indah lagi, kita akan mendapatkan passive income yg makin lama semakin besar. Jika mitra2 franchisee kita bertambah sukses dan bertambah banyak, maka passive income kita juga bertambah besar.

Jika usaha franchise ini akan dilakukan dengan profesional dan memiliki standar global, sebaiknya segala aspeknya dipersiapkan dengan cermat dan rapi. Persiapkan dulu business masterynya, agar bisa membimbing para mitra franchiseenya dg efektif. Dibuat dulu standard business modelnya dan dikaji dg simulasi bisnis yg dapat menentukan harga franchise fee dan royalty fee. Dibuat strategi memasarkan franchisenya dan cara menyeleksi calon franchisee yg cocok. Dibuat konsep Perjanjian Franchisenya. Serta yang penting adalah, dibuat organisasi franchisor yg efektif beserta program-programnya yang dapat membuat para franchisenya sukses dan kerjasama jangka panjang.

Pada hakekatnya tugas kita berbisnis adalah membuat usahanya bisa tahan lama, dan semakin berkembang.

 

Salam franchise

Burang Riyadi .MBA

International Franchise Business Management (IFBM)

franchise consultant firm
Menara KADIN Indonesia 30Fl.
Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5 kav. 2-3
Jakarta 12950
Tel +6221 5299 4547

30974-moc_cover_biru_depo-isi-ulang

Video