Beli Franchise Untuk Jangka Panjang

Beli franchise untuk jangka panjang adalah pilihan mutlak bagi anda yang akan memulai atau berencana membeli bisnis franchise , membeli franchise tidak murah dan tentu banyak mengeluarkan modal besar tentunya anda tidak ingin membeli franchise yang usia produktifnya hanya sebentar atau tidak panjang sehingga merugikan anda, sebelum membeli bisnis franchise banyak tawaran atau janji yang diberikan franchisor jika anda akan membeli bisnis franchise tanpa memperdulikan bisnis franchisenya dapat bertahan lama atau tidak.

Franchisor yang baik tentu memiliki visi dan misi jauh kedepan  banyak pertimbangan dan perencanaan yang matang sehingga segala perhitungan bisnisnya sudah dianalisa dan direncanakan dengan baik namun ada juga franchisor yang hanya mementingkan keuntungannya saja yang dipikirkan hanya banyak gerai terjual atau asal gerobaknya laku sehingga mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat tanpa mau peduli apakah franchiseenya untung atau bisnisnya dapat bertahan lama atau berjangka panjang.

Banyak kita jumpai gerobak atau gerai franchise yang buka hanya sebentar atau tergeletak dipinggir jalan tentunya sangat merugikan siapa saja yang merasa peduli perkembangan franchise ditanah air lebih – lebih bagi mereka yang telah membeli bisnis franchise tersebut jangankan mengharapkan  balik modal baru merasakan berbisnis tetapi gerainya sudah sepi  yang terpenting sebelum membeli franchise adalah dukungan apa yang didapat dari franchisor , jangan membeli franchise karena sedang trend atau lagi mode karena biasanya bisnis seperti ini berjangka pendek saja kemudian teliti dahulu dengan cara apakah pengalaman bisnisnya sudah lama atau belum jika anda akan membeli franchise sebaiknya beli franchise yang berjangka panjang

 

-Salam Franchise

Taufik Hidayat

1 Comment

  1. itha

    Mas Taufik … terimakasih, terus terang artikel ini cocok banget dengan kondisi saya saat ini.

    Saya ambil franchise sebuah coffee shop lokal yg kantor pusatnya di Surabaya sejak Juli 2010. Tapi sejak buka hingga saat ini selalu nombok, yg klo dihitung hampir mencapai ratusan juta :((
    Sebenernya mereka itu tau gak sih kondisi tiap2 penerima franchisenya?
    Tau tapi pura2 tidak tahu atau tau tapi gak mau tau?
    Logikanya kan bisa dilihat dari orderan bahan baku kan ya? atau dengan mendatangi lokasi outlet ..

    Saya sudah hopeless tp bingung bagaimana mengakhirinya karena sudah terlanjur inves di peralatan. Sementara untuk suntik modal saya udah gk bisa .. udah kesedot utk menutup kerugian selama setahun lebih ini ..

    Saya ingin menjual kembali ke pemberi waralaba, bisakah begitu? Bagaimna hukumnnya? krn di perjanjian tidak diatur masalah tersebut.
    Maklumlah waktu itu saya masih culun dan baru mau mulai berbisnis. Jadilah saya ambil frnachise coffee shop tersebut.

    Pls help saran dan masukannya ..

    Terima Kasih Mas Taufik ..

    ITHA

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!