Franchise Asing VS Franchise Lokal

Dalam perkembangannya dunia usaha  dengan cara waralaba atau franchise mengalami perkembangan yang cukup berkembang di Indonesia . Jika sebelumnya kita hanya mengenal beberapa usaha franchise yang didominasi oleh perusahaan franchise dengan modal yang cukup besar namun saat ini seiring dengan semakin besarnya animo masyarakat kita akan semangat berwirausaha maka mulai banyak  usaha franchise  yang berasal dari  usaha dengan modal kecil atau mikro yang mulai memakai konsep franchise dalam menjalankan usahanya.

Namun besarnya animo dalam menjalankan usaha franchisenya tidak dibarengi dengan pengetahuan yang lengkap tentang bagaimana cara mengembangkan usaha franchise itu sendiri, masih sedikit para pengusaha franchise kita yang  mengerti bagaimana menjalankan usaha dengan konsep franchise yang  baik dan benar  dan yang lebih memprihatinkan kami adalah masih banyak pengusaha kita yang berorientasi dalam menjalankan usaha dengan lebih mengutamakan mencari duit bukan membangun bisnisnya itu sendiri sehingga mereka tidak lagi memakai Visi dan Misi usahanya sehingga banyak kita temukan usaha usaha franchise yang hanya seumur jagung atau hari ini ada besok sudah tidak ada dan tinggal gerobak atau booth kotornya saja yang kita lihat.

Dalam kesuksesan menjalankan usaha franchise kita perlu  3 hal yang harus diperhatikan yaitu : Concept , System & People  , 3 hal tersebut merupakan kunci kesuksesan kita bagaimana menjalankan usaha franchise dan perlu diingat masih banyak pelaku usaha franchise kita yang tidak atau belum mengutamakan 3 hal tersebut sehingga ada saja kekurangan yang dihadapinya misalnya: Konsep bisnisnya sudah jelas dan sistem sudah bagus tetapi orangnya atau people kurang terlatih atau sebaliknya .

Perkembangan dunia usaha dengan konsep franchise tidak saja menarik minat pengusaha franchise didalam negeri  akan tetapi banyak pengusaha dari luar negeri yang mulai melirik bahkan mencoba peruntungan dengan membuka usaha franchisenya di Indonesia , jika demikian tentunya akan menjadi sebuah tantang bagi pengusaha franchise didalam negeri untuk memperbaiki usahanya agar  lebih siap dalam menghadapi persaingan ini.

Dalam setiap pelatihan maupun seminar selalu kami tekankan pentingnya  membuat standarisasi dalam usahanya , baik standarisasi didalam bisnis modelnya maupun standarisasi didalam prosesnya  dan terpenting lagi adalah  Global Standart , menghadapi franchise asing tentunya global standart sangat penting  jangan sampai bisnis kita hanya dikenal sebagai jago kandang atau lokal saja sehingga ketika menghadapi franchise asing kita  kalah bersaing karena tidak memiliki standarisasi  dalam bisnisnya sehingga masih terlihat jelas bisnisnya masih belum maksimal dan sistematis.

Dalam perkembangannya franchise asing selalu mengutamakan bagaimana mereka membangun bisnisnya sehingga dalam mencari calon mitranya atau franchiseenya mereka sangat  selektif  tidak sembarang  karena mereka tahu betul bahwa mitra atau franchisee mereka merupakan ujung tombak perusahaannya ,  untuk setiap calon mitra atau franchisee mereka memang sudah memahani betul  karakter maupun kemampuan mitranya sebagai ujung tombak usaha franchisenya , hal ini berbeda jauh dengan pelaku usaha franchise kita  yang masih saja lebih mengutamakan mencari duit daripada membangun bisnisnya sehingga dalam mencari mitra atau calon franchisee kurang selektif dan tidak memahami karakter dan latar belakang calon franchiseenya.

Dan yang lebih memprihatinkan kami adalah justru banyak  ajaran atau pemahaman bagaimana mencari atau merekrut calon franchiseenya , kami sangat menyesalkan pemahaman diluar sana  tentang cara menarik calon franchiseenya yang sangat menyesatkan , pengalaman kami dalam kegiatan pameran franchise yang lalu masih banyak pelaku usaha franchise kita yang menerima atau meminta calon franchiseenya membayar ditempat atau istilah mereka ” Closing Fee” sebagai syarat menjalin kerjasama dengan mitranya tanpa mereka melakukan seleksi terlebih dahulu dan tidak melakukan standarisasi yang biasa dilakukan misalnya apakah tempatnya strategis , latar belakang calon franchisee kita siapa  dan siapa yang menjalankan bisnis kita selanjutnya serta dari mana sumber uang yang mereka dapat .

Jika ini dibiarkan saja maka sudah tentu usaha franchise ditanah air kita akan kalah bersaing dengan usaha franchise asing  yang kian menjamur  dan tentunya kita tidak mau kalau kita hanya akan menjadi penonton saja di negeri sendiri sedangkan usaha franchise asing kian berkembang dengan pesatnya , untuk itu kami sangat mengharapkan semua pengusaha franchise kita lebih mengutamakan membangun bisnisnya daripada sekedar mencari duit saja.

Salam ,

Taufik Hidayat

International Franchise Business Management

Menara Kadin Indonesia  Lt.30

Jl.HR Rasuna Said Blok X-5 Kav 2-3

Jakarta

 

 

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!