Franchise Indomaret – Yomart, Alfamart, Atau Buka Minimarket Sendiri?

Franchise Indomaret dan Yomart, Alfamart adalah pilihan franchise yang sangat difavoritkan bagi mereka yang ingin membeli franchise. Sebelum Anda memutuskan membeli franchise Indomaret, Yomart, Alfamart, atau franchise minimarket lainnya, sebaiknya pelajari dulu apa yang paling cocok untuk Anda, karena semua franchise minimarket sebenarnya baik dan bisa dapat sangat menguntungkan.

Seorang bapak , pegawai negeri yang ingin memanfaatkan bangunan yang belum terpakai, mencoba membuka usaha franchise Mini market . Daerah usaha tidak buruk didaerah perumahan baru dan cukup strategis . Pada mulanya mengambil pilihan sistem kerjasama dengan franchisor dalam bentuk bagi hasil. Kebetulan pilihan bentuk kerjasama dari franchisor ada dua macam , yang pertama dalam bentuk bagi hasil, dimana pengelolaan toko ditangani oleh franchisor. Sistem kerjasama yang kedua adalah membayar royalti dimana pengelolan toko dilaksanakan oleh franchisee sendiri

Pada saat tokonya dikelola oleh pihak franchisor dengan sistem bagi hasil, sang bapak sebagai franchisee mencoba memantau pengelolaan yang dilakukan oleh franchisor, walaupun setiap bulannya dia mendapatkan keuntungan bagi hasil. Dia merasa dengan pasar yang sudah cukup tersedia ( Captive ) dilingkungan perumahan itu. Pendapatan yang diterimanya terlalu sedikit karena dibagi dengan franchisor. Dia berpikir ” kalau pasarnya sudah pasti begini , kenapa harus berbagi dengan franchisor ” sehingga dia mengajukan usulan untuk mengelola tokonya sendiri dengan bantuan istri dan saudaranya sendiri. “Seharusnya saya saya bisa menjalankan toko lebih baik ” begitu bayangannya .

Setelah tokonya dikelola sendiri, dia sering meninggalkan kantor untuk memantau tokonya yangb ditunggui istrinya , maklum saja anaknya masih kecil sehingga istrinya terkadang kurang bisa banyak waktu untuk selalu di toko. Mula -mula , sang bapak sangat antusias dan bersemangat, apalagi sekarang seluruh keuntungan usahanya tidak dibagi lagi dengan franchisor. Dalam waktu yang tidak lama dia merasa sibuk dikantor sulit konsentrasi, setelah pulang mencoba mengawasi toko, bahkan sabtu dan minggu dia bekerja di toko

Dalam mengelola dia mencoba mengejar dan menaikan omset penjualannya dengan pengarahan dari franchisor , mengkombinasikan penjualan barang sudah beberapa kali tidak diperhatikan. Penjualan sekarang meningkat tetapi keuntungan menjadi lebih kecil ini bisa terjadi karena dia hanya berkosentrasi menjual barang cepat laku tetapi marginnya kecil sedangkan ongkos operasionalnya juga menjadi lebih tinggi karena dia melakukan banyak kegiatan promosi dan investasi baru

Saat keuntungan sudah semakin kecil, dia mencoba meminta bantuan franchisor. Sebenarnya dia lebih menyalahkan franchisor dengan mencari hal-hal lalai yang dilakukan franchisor. Pendek kata akhirnya dia marah dan mencoba membuka sendiri toko tanpa merk franchisor , namun sesuai peraturan tidak dijinkan. Karena dia pegawai pemerintahan dan lebih galak maka franchisor membiarkan saja dia membuka tokonya sendiri setelah putus hubungan franchise.

Saat tokonya dibuka dan dijalankan sendiri tanpa merk franchisor, sang bapak menjadi jauh lebih repot lagi, sekarang dia harus belanja kulakan ke pasar induk. Dulu barang dagangnya dikirim oleh franchisor ,tetapi sekarang dia harus belanja sendiri. Dulu dia diberi tenggang waktu pembayaran selama seminggu sekarang dia harus membayar tunai saat kulakan belum lagi repotnya soal angkutan. Apa yang terjadi pada akhirnya ? Ribet !! Tidak untung lagi dan semakin berantakan

Fenomena seperti diatas sering terjadi pada beberapa franchisee dibidang Mini Market kadang orang berfikir bahwa menjalankan toko itu mudah tetapi saya perlu ingatkan bahwa kita berbisnis barang barang komoditas yang bermargin tipis

Pengelolaannya harus sangat tertib.sistemnya harus efisien dan cara menjualnya harus sangat efektif. Dengan kita membeli franchise Mini market, seperti Franchise Indomart, Yomart, Alfamart atau franchise lainnya, seharusnya kita mempertimbangkan beberapa hal yang akan di dukung oleh franchisornya seperti : dibantu mengevaluasi lokasi saat sebelum membuka toko. Selain itu Anda dibantu membuat denah ( lay Out ) toko, serta membeli peralatan-peralatannya sangat penting untuk merencanakan menaruh barang dagangan yang bisa memotivasi penjualan. Anda juga dibantu dengan suplai barang yang terjamin seharusnya barang bisa tersedia tepat waktu jangan sampai kekosongan barang di toko harganya pun kompetitif karena franchisor membeli barangnya dengan jumlah banyak untuk seluruh jaringannya, mungkin juga kita akan memberikan penundaan pembayaran barang ( Term Of Payment ) ini sangat membantu cash flow operasional usaha kita.

Dengan tergabung pada jaringan ritel besar seperti franchise Indomaret, Alfamart, Circle K, maka upaya promosi menjadi lebih efisien adanya sistem penjualan dan operasional lainnya yang membuat operasional menjadi lebih terkontrol. Jika akan membuka usaha Mini market sendiri, akan sangat sulit bersaing dengan jaringan franchise Mini market yang sudah berkemban, tetapi untuk bergabung dengan franchise Mini market ,perlu juga kita evaluasi apakah mereka memberikan dukungan sperti butir-butir diatas .bila tidak ? pilih yang lain……

Selamat membuka franchise Mini market

untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai franchise, silahkan kirim email ke franchiseconsultant@ifbm.co.id

Baca juga langkah-langkah membangun bisnis ritel seperti Alfamart dan Indomaret

 

Salam Franchise,

Taufik Hidayat

International Franchise Business Management ( IFBM )
Gandaria 8 Office Tower
8/Fl Jl.Sultan Iskandar Muda
Jakarta 12240
Phone: 021-29851612
Fax : 021-29851601

 

Peluang Usaha Franchise

Peluang Usaha Franchise Dunia

Ebook Franchise SOP For Resto