FRANCHISE vs COVID-19

Social distancing yg terbit gara2 Covid-19, bikin hampir semua bisnis pontang panting keuangannya. Salah satu usaha memperbaiki masalah keuangan adalah dengan mendapatkan Sales via online selling. Ini bicara tentang susahnya. Bagaimana dengan hikmahnya?

Coba kita dengar dulu sedikit obrolan dari James Gwee. Beliau bertanya: berapa orang korban Titanic? Jawabnya: ribuan. Kenapa begitu banyak korban? Jawabnya: karena Titanic tenggelam. Betul. Karena Titanic tenggelam. Tapi ada hal lain yang kurang diperhatikan, apakah itu? Jumlah Sekoci Penyelamat terlalu sedikit. Kenapa? Karena designer kapal menganggap Titanic tidak mungkin tenggelam. Akibatnya hanya sedikit penumpang yang selamat. Itupun hasil rebutan dengan penyintas lain. Sisanya ikut tenggelam bersama Titanic.

Saat Covid-19 mereda, berapa banyak orang yang kehilangan pekerjaan? Berapa banyak bisnis yang sudah dan atau akan tenggelam? Berapa banyak kemudian orang yang akan melamar pekerjaan? Berapa banyak pebisnis atau pemodal yang harus mulai membangun bisnis kembali?

Jadi, kita perlu sekoci ……tapi kami melihat dari sudut pandang yang lain.
Dalam franchising, anda adalah pembuat Sekoci2 Penyelamat. Sekoci2 itu adalah BISNIS MODEL anda. Penumpang atau penyintas adalah Calon Franchisee anda. Tetap beri tahu penyintas, bahwa anda memiliki Sekoci terbaik yang akan mereka butuhkan sebentar lagi.

Akhir kata: bila Covid-19 pergi, sudah siapkah Sekoci anda?

 

Salam,

Ir. Royandi Yunus, MBA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

+