Membangun Bisnis Franchise = Investasi Lagi! (Akhir)

Pada artikel sebelumnya telah dibahas persiapan perizinan, persiapan organisasi franchisor, persiapan program training, persiapan program supporting hingga persiapan program marketing. Selanjutnya persiapan yang juga perlu dilakukan oleh franchisor adalah persiapan program riset dan pengembangan (Research & Development).

 Membangun Bisnis Franchise = Investasi Lagi! (6)

Salah satu faktor sebuah perusahaan dapat bertahan lama dan selalu unggul dibanding kompetitor adalah karena memiliki sistem dan program pengembangan. Riset dan pengembangan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh suatu perusahaan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu terus berinovasi dalam memenuhi keinginan pelanggannya. Dalam franchising, program riset dan pengembangan juga perlu dimiliki.

Mengapa riset dan pengembangan mutlak dibutuhkan dalam franchising?

Dalam franchising, umumnya berlaku perjanjian franchise yang durasinya cukup panjang. Perjanjian franchise umumnya berdurasi 5 tahun. Dalam 5 tahun itu banyak hal yang dapat terjadi dan mempengaruhi bisnis. Sehingga riset dan pengembangan yang rutin dilakukan dapat memprediksi tren bisnis kedepan.

Franchisor perlu mempersiapkan program R&D. Namun persiapan program R&D sangat bergantung dari bidang usaha yang dijalankan. Selain itu,hal penting lainnya untuk diperhatikan bahwa, usaha franchise perlu melakukan inovasi dan pengembangan terus menerus, agar dapat selalu “menang bersaing”.

Program R&D mungkin membutuhkan tenaga ahli khusus untuk melakukannya, atau membutuhkan peralatan khusus, serta tempat khusus untuk melakukan riset. Sehingga seluruh kebutuhan untuk melakukan riset dan pengembangan ini membutuhkan investasi bagi franchisor.

road-to-succesDari beberapa persiapan franchise yang pernah dijelaskan sebelumnya yaitu persiapan perizinan, persiapan organisasi franchisor, persiapan program training, persiapan program supporting, persiapan program marketing hingga persiapan program R&D dapat terlihat bahwa untuk membangun sebuah bisnis franchise membutuhkan investasi. Investasi yang dikeluarkan untuk persiapan franchise akan mendapat tingkat pengembalian melalui franchise fee, royalty fee serta fee lain yang dibebankan kepada franchisee nantinya. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir mengenai investasi yang dikeluarkan, sepanjang konsep bisnis franchise yang dikembangkan dapat unggul maka investasi yang dikeluarkan dapat kembali.

Terakhir, sebisa mungkin jangan sampai terjebak dalam mindset yang kurang baik mengenai franchise, bahwa memfranchisekan bisnis merupakan cara cepat untuk mendapatkan uang dari franchisee. Karena apabila mindset ini yang berkembang maka sudah tentu franchise yang dibangun tidak akan bertahan lama dan berjalan baik. Bahkan lebih fatalnya lagi citra industri franchise akan ikut rusak di mata masyarakat apabila franchisor hanya ingin mengejar fee di awal saja tanpa memperdulikan franchisee yang sudah membeli bisnis tersebut.

Apabila ingin berdiskusi lebih banyak mengenai bisnis franchise dan tahapan memfranchisekan bisnis silahkan email ke wahdifakhrozy@franchiseorganizer.com

 
Salam Franchise,
 
 
Wahdi Fakhrozy
wahdifakhrozy@franchiseorganizer.com
International Franchise Business Management ( IFBM )
Franchise Consultant Firm
Gandaria 8 Office Tower
8/Fl  Jl.Sultan Iskandar Muda
Jakarta 12240
Phone: 021-29851612
Fax     : 021-29851601

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!