Penyebab Gagalnya Bisnis Franchise

Success-Failure-crop-Depositphotos_3425083_originalSaat ini tengah berkembang banyak sekali bisnis franchise. Baik yang berasal dari luar negeri, maupun franchise lokal yang sedang berkembang. Berkembangnya bisnis franchise tentunya menambah gairah baru dalam dunia usaha kita. Kondisi ini sebaiknya menjadi warning bagi pengusaha lokal kita, karena apabila kurang cermat bisa saja kalah bersaing dan gagal dalam persaingan di industri franchise Indonesia.

Dalam memenangkan persaingan tersebut maka pengusaha lokal kita perlu memperhatikan hal-hal yang dapat menyebabkan gagalnya usaha franchise. Ada beberapa persepsi yang salah terhadap usaha franchise yang kadang masih dimiliki oleh beberapa pengusaha franchise, yaitu:

  • Menjual franchise dengan harga Franchise Fee yang setinggi-tingginya untuk mendapatkan uang yang banyak dan cepat.

Persepsi ini perlu diluruskan, karena dengan memberikan harga franchise fee yang setinggi-tingginya akan berdampak pada tingginya nilai investasi awal sebuah bisnis yang ditanggung oleh franchisee. sehingga akan berdampak pada mundurnya waktu kembali modal franchisee. Apabila franchisee kembali modalnya lama, maka bisnis yang difranchisekan menjadi tidak menarik. Atau konsekuensi lainnya yang lebih besar, mungkin saja franchisee tersebut tidak kembali modal hingga berakhirnya masa kerjasama franchise.

Kondisi seperti ini sering terjadi karena karakter franchisor yang serakah. Padahal franchisor seharusnya memahami betul bahwa franchisee-nya adalah mitra mereka yang sama-sama berbisnis dengan brand milik franchisor. Apabila franchisee berhasil menjalankan bisnisnya dengan sukses, maka brand  milik franchisorlah yang akan dikenal baik oleh masyarakat.  Jadi sebaiknya franchisor perlu memperhitungkan jumlah franchise fee yang berimbang, tidak memberatkan franchisee, namun juga masih memberikan keuntungan yang cukup bagi franchisor.

  • Memfranchisekan usaha yang sudah menurun agar bisnisnya bisa membaik kembali.

Persepsi bahwa memfranchisekan bisnis yang sedang menurun agar bisa membaik kembali juga merupakan persepsi yang keliru. Karena apabila bisnis yang sedang menurun lalu dimitrakan dengan pihak lain, bisa saja malah membuat bisnis tersebut semakin menurun bahkan tutup. Hal ini disebabkan kondisi franchisor yang sedang tidak siap untuk memberikan cara-cara membangun bisnis secara baik, terlebih tren penjualan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan sedang kurang diminati. Seharusnya franchisor melakukan inovasi terlebih dahulu terhadap konsep bisnisnya, dan apabila inovasi ini berhasil barulah dapat ditawarkan kepada mitra franchisee. Jadi proses inovasi yang tidak dilakukan secara berkesinambungan menjadi salah penyebab gagalnya bisnis franchise.

  • Memfranchisekan bisnis yang baru dibuka agar berkembang lebih cepat.

Memfranchisekan bisnis yang baru dibuka agar cepat berkembang juga merupakan persepsi yang salah tentang franchise. Bisnis yang baru berkembang biasanya membutuhkan adaptasi terlebih dahulu terhadap tren pasarnya. Untuk itu, sebaiknya franchisor menjalankan bisnis tersebut setidaknya hingga stabil terlebih dahulu sebelum menawarkan paket franchise-nya.

Proses menjalankan bisnis hingga stabil inilah yang biasa disebut mastery business. Proses mastery ini adalah proses pendalaman dan penggalian bisnis dan industri yang sedang dijalankan. Dengan proses ini harapannya franchisor akan memiliki wawasan yang lebih komprehensif dalam membimbing mitranya. Jadi franchisor yang kurang mastery dalam bidang industrinya juga salah satu sebab bisnis franchise menjadi gagal.

Untuk mengantisipasi kegagalan dalam bisnis franchise ini, maka franchisor sebagai pemilik merek, harus betul-betul siap sebelum memfranchisekan bisnisnya. Perlu adanya perubahan mindset bahwa ketika memiliki franchisee, maka franchisor harus semaksimal mungkin untuk mendukungnya agar menjadi sukses. Bukan malah membebaninya dengan biaya franchise fee yang terlalu tinggi.

Selain itu perlu juga pemahaman yang benar pada franchisor bahwa bisnis yang dijual kepada franchisee merupakan bisnis yang sedang berkembang dan akan menjadi tren di masa yang akan datang. Lebih bagus lagi apabila tren ini akan berumur cukup panjang. Oleh karena itu, perlu upaya berinovasi yang terus-menerus agar bisnis ini selalu unggul di masa yang akan datang.

Oleh karena itu, pembentukan mindset yang benar, mastery dalam bidang usaha yang akan dijalankan serta berfokus pada suksesnya franchisee adalah beberapa hal yang dapat dijadikan kunci agar bisnis franchise tidak gagal.

Jika ada pertanyaan yang ingin didiskusikan mengenai franchise, jangan ragu mengirimkan email ke kami di : wahdifakhrozy@franchiseorganizer.com

salam,

 Wahdi Fakhrozy
THE FRANCHISE CONSULTANT
International Franchise Business Management (IFBM)
wahdifakhrozy@franchiseorganizer.com
+62 856 2446 4040
www.franchisedocument.net

 

30974-moc_cover_biru_depo-isi-ulang

Video