Reaksi Pengusaha Pada saat Menghadapi Situasi Sulit

Saya mendapatkan pelajaran dari beberapa teman pengusaha dan klien yang saya kenal, mengenai bagaimana cara mereka bereaksi atas situasi sulit ini. Ternyata ada tiga model (sejauh ini) yang saya lihat kebijaksanaan yang mereka terapkan:

1. Reaksi pengusaha yang sangat panik dan antisipatif. Mereka menyadari bahwa kedepannya situasi akan sulit sekali untuk bisnisnya. Tetapi seolah2 hal itu sudah terjadi saat ini. Maka reaksinya adalah dengan menyurati suplier2 dan landlord untuk meminta tunda pembayaran atau berhenti kontrak saat ini. Pegawainya diberhentikan. Gaji2 bulan ini sudah dikurangi.

2. Reaksi pengusaha yang lain, mereka cermat menghitung kekuatan perusahaannya. Menghitung kemampuan bertahannya perusahaannya. Mereka membuat perkiraan mengenai jadwal kapan kemampuan pembayaran kepada pihak ke 3 bisa berdampak. Demikian juga kepada karyawannya. Mereka tidak serta merta mengurangi hak karyawan. Bahkan mereka memperhitungkan apa yang bisa mereka lakukan kepada keluarga karyawan jika kesulitan berlanjut. Mereka membuat strategi agar karyawan bisa menjual barang mereka dg cara2 yang lain. Mereka mempersiapkan cara bekerja dari rumah yang efektif dan terukur.

3. Reaksi jenis pengusaha yang lain lagi, mereka sangat sangat berorientasi sosial. Begitu ada wabah dan kesulitan yang meluas seperti ini, reaksi mereka langsung menggalang kegiatan sosial. Bahkan daerah mereka belum terdampak, tetapi mereka sudah turun kelapangan bersama seluruh karyawan yang memungkinkan untuk membantu. Saat dampak pasar yang menjadi sepi, mereka seolah mengacuhkan saja. Mrk hanya tertawa ketika hari itu hanya mendapatkan sales Rp 100ribu. Reaksinya terhadap suplier diikuti dengan kemampuannya yang ada saat itu. Selama masih bisa memenuhi kewajibannya mereka lakukan dengan sebagaimana mestinya. Karyawan diajak seperti paguyuban. Senang dinikmati bersama, susah juga dinikmati bersama. Mereka terus memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu orang lain.

He.. he.. Lesson learned.

Salam..

Burang Riyadi, MBA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

+