UKM Juga Boleh Punya Konsultan

Foto tim IFBMAgar bisnis menjadi besar dan lebih sukses, salah satu cara yang cukup efektif adalah dengan mem-franchise-kan bisnis yang sudah berjalan. Terlebih lagi dengan melakukan franchising, kita bisa mendapatkan passive income dari pendapatan royalty dan pembelian barang dagangan yang terus bertambah besar.

Memiliki bisnis franchise tentunya sangat menyenangkan, terlebih lagi bisnis franchise yang dibangun dari awal telah memiliki sistem yang rapi sehingga tidak bergantung kepada satu atau dua orang saja. Namun itu semua tentu membutuhkan persiapan dan kerja keras. Persiapan yang perlu dilakukan diantaranya :

  • Membentuk Konsep Bisnis

Konsep bisnis dapat didefinisikan sebagai gagasan operasional usaha dan gagasan pengelolaan jaringan usaha  yang ingin dibangun dengan tujuan untuk dapat menyajikan produk/ jasa yang dibutuhkan oleh konsumen. Dalam membangun bisnis franchise konsep bisnis yang dimiliki sebaiknya tidak terlalu rumit, semakin sederhana konsep bisnisnya, semakin mudah pula untuk diduplikasi. Namun harus dipastikan juga kalau konsep tersebut dapat unggul dibanding kompetitor (menang bersaing).

  • Membangun Sistem yang berstandar global

Dalam membangun sebuah usaha franchise, selain memerlukan konsep yang matang hal lain yang perlu disiapkan selanjutnya adalah sistem usaha. Secara definisi sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, efektifitas dan efisiensi masing-masing aliran sangat mempengaruhi kesuksesan sebuah sistem termasuk sistem franchise yang dijalankan. Sistem yang ada saat ini perlu dievaluasi secara berkala agar dapat dilakukan perbaikan secara berkesinambungan. Perbaikan secara berkesinambungan (continuous improvement) dilakukan agar sistem yang dibangun semakin baik dan mengikuti tren bisnis.

  • Mendapatkan Sumber Daya Manusia yang profesional

Penyusunan konsep yang matang dan sistem yang efektif perlu dilengkapi dengan sumber daya manusia yang handal. Sumber daya manusia memegang peranan penting untuk mengeksekusi seluruh konsep dan sistem yang telah disusun. Sumber daya manusia profesional bisa didapat dengan menggali kompetensi yang ada dimasing-masing individu untuk kemudian dicocokkan dengan kebutuhan kompetensi dimasing-masing jabatan di organisasi.

Global Franchise Company 1

Dari 3 hal yang dipersiapkan di atas, dapat terlihat bahwa untuk menjadi sebuah perusahaan franchise yang berstandar global membutuhkan konsep bisnis simpel namun dapat “menang bersaing”, lalu ditopang dengan sistem yang berstandar global dan dijalankan oleh sumber daya manusia yang profesional. Dengan demikian perusahaan franchise tersebut dapat berkembang menjadi perusahaan yang berstandar global yang menyebrang negara bahkan benua.

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga perlu untuk memiliki visi yang berstandar global sehingga dalam menjalankan bisnis harus berorientasi untuk mempersiapkan bisnisnya berstandar global. Dalam mempersiapkan bisnis yang berstandar global, mungkin membutuhkan bimbingan, masukan, dan saran dari konsultan profesional. Oleh karena itu, UKM juga boleh punya konsultan. Kadangkala kendala UKM untuk mendapatkan bimbingan konsultan yang berpengalaman adalah mengenai  Biaya Konsultan. Kami kantor konsultan franchise IFBM sangat terbuka untuk berdiskusi mengenai franchise kepada UKM. Untuk itu, Jika ada pertanyaan yang ingin didiskusikan mengenai franchise, jangan ragu mengirimkan email ke kami di: pembinawaralabaukm@gmail.com .

 
 
Salam Franchise,
 
 
 
Wahdi Fakhrozy
wahdifakhrozy@franchiseorganizer.com
International Franchise Business Management
 Menara Kadin Indonesia
Jl.HR Rasuna Said Kuningan Blok X – 5 Kav 2-3
Jakarta

Flyer WS 25-26 April 2018

Business Opportunity

army-navy-b-tn

30974-moc_cover_biru_depo-isi-ulang

Video