Usaha Franchise – Cepat-Cepat Franchisekan Bisnis Agar Cepat Dapat Tambahan Modal???

Menjadi franchisor tentunya merupakan pencapaian yang bagus bagi pengembangan bisnis. Karena apabila sudah menjadi franchisor, tentunya bisnis yang dijalankan saat ini dapat lebih cepat terduplikasi. Lebih menyenangkan lagi, proses duplikasi ini tanpa menggunakan modal pribadi franchisor serta franchisor dapat membagi beberapa tanggung jawab pengelolaan outlet kepada partner franchisee. Keadaan ini tentu sangat menyenangkan bagi pemilik bisnis. Karena memang seperti inilah seharusnya bisnis berkembang. Jangan malah sebaliknya, bisnisnya makin berkembang, tetapi pemiliknya malah semakin dibuat pusing oleh permasalahan rutin operasional yang terjadi berulang-ulang di internal bisnisnya.

Dibalik manisnya potensi bisnis franchise ini, tentu ada hal yang perlu dilakukan oleh calon franchisor terlebih dahulu. Ada persiapan matang yang perlu dilakukan, persiapan tersebut diantaranya adalah:

Bagan1

  • Persiapan organisasi

Yang dimaksud dengan persiapan organisasi disini adalah persiapan yang perlu dilakukan oleh calon franchisor dalam mengelola jaringan usahanya nantinya. Karena ketika bisnis ini nanti akan di franchisekan, maka kemungkinan besar franchisor akan bertambah hal-hal yang akan ditanganinya. Misalnya berkaitan dengan training kepada franchisee, monitoring franchisee, pendampingan set up outlet franchisee, mendukung operasional franchisee dsb. Seluruh pekerjaan yang perlu ditangani oleh franchisor ini sebagai bentuk dukungan dari franchisor kepada franchisee-nya agar setiap franchisee-nya dapat mengikuti standarisasi yang telah ditetapkan oleh franchisor. Untuk dapat menangani seluruh aktifitas dukungan kepada franchisee-nya, maka franchisor perlu memiliki organisasi khusus yang bertugas untuk mengelola jaringan usahanya. Organisasi khusus ini, sebaiknya tidak tercampur dengan organisasi yang mengelola operasional outlet milik sendiri dari franchisor.

  • Persiapan investasi

Yang dimaksud dengan persiapan investasi di sini adalah persiapan calon franchisor yang berkaitan dengan permodalan. Menjadi Franchisor itu bukan berarti tanpa modal finansial. Justru untuk menjadi franchisor itu, perlu melakukan investasi terlebih dahulu atau dalam arti lain perlu keluar modal terlebih dahulu. Modal yang dikeluarkan ini dipergunakan untuk merekrut dan membentuk organisasi franchisor seperti yang dijelaskan di atas, lalu bisa juga untuk membangun pusat pelatihan karyawan (training centre), atau bisa juga untuk perluasan gudang dan tempat produksi dsb.

  • Persiapan mental

Diantara 2 persiapan yang telah dijelaskan di atas, mungkin persiapan mental inilah yang akan berperan menentukan bisnis yang difranchisekan ini akan sukses dan bertahan lama atau cuma sekedar “booming” sesaat. Franchisor yang baik harus memiliki dan menanamkan mental suportif dalam organisasinya, agar setiap elemen organisasi franchisor dapat berorientasi memberikan dukungan penuh agar franchisee-nya sukses. Karena apabila franchisee untuk, maka franchisor akan jauh lebih beruntung.

 

Salam,

Wahdi Fakhrozy

THE FRANCHISE CONSULTANT

International Franchise Business Management

Member of World Franchise Associate (WFA)

Menara Kadin Indonesia

Jl.HR Rasuna Said Kuningan Blok X – 5 Kav 2-3 Jakarta

wahdifakhrozy@yahoo.com


 

 

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!